Jenis-jenis Ayam Aduan selain Ayam Bangkok

Berbicara soal ayam aduan, kebanyakan dari kita mungkin hanya familiar dengan jenis ayam bangkok saja. Padahal, selama ini sebetulnya ada banyak jenis ayam aduan yang punya sifat tarung dan kemampuan fisik lebih baik dari ayam bangkok. Kebanyakan mereka berasal dari daratan Asia, meskipun sebagian di antaranya juga ada yang berasal dari daratan Amerika.

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis ayam aduan tersebut beserta ciri, sifat tarung dan karakteristiknya. Silakan disimak sebagai tambahan wawasan bagi Anda.

Jenis-jenis Ayam Aduan

Ayam aduan berbeda dengan ayam hias, ayam petelur, dan ayam pedaging. Ayam aduan harus memiliki fisik dan sifat tarung yang menunjang kemampuannya dalam beradu. Yang kita ambil dari beternak ayam aduan bukanlah telur, daging atau kecantikannya, melainkan keberingasan dan kemenangannya di medan laga.

Ada beberapa jenis ayam aduan yang selama ini telah tersebar ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia. Jenis-jenis ayam aduan tersebut antara lain ayam bangkok, ayam shamo, ayam burma, ayam saigon, dan ayam brazilian atau ayam brazil.

1. Ayam Bangkok

Ayam bangkok adalah jenis ayam aduan yang paling familiar di masyarakat Indonesia. Saking familiarnya, kadang jenis ayam aduan lain seperti ayam brazil, ayam shamo, hingga ayam birma juga dianggap sebagai keturunan ayam bangkok. Padahal, masing-masing jenis ayam sebetulnya berasal dari daerah yang berbeda.

Sesuai dengan namanya, ayam bangkok adalah ayam petarung yang berasal dari negeri Gajah Putih, Thailand. Ayam ini dikenal mempunyai otak paling cerdas saat bertempur di medan laga. Berbagai variasi teknik dalam bermanuver atau bertahan yang dimilikinya membuat ayam jenis ini banyak diternakan sebagai ayam aduan.

2. Ayam Shamo

Jenis ayam aduan yang satu ini disebut berasal dari negeri Matahari Terbit, Jepang. Di negara asalnya, ayam shamo dijuluki dengan sebutan ninja. Disebut demikian karena ayam shamo dikenal mempunyai pukulan yang luar biasa akurat dan mematikan. Bukan hanya itu, pukulannya yang berat dan tepat mengenai kepala lawan sering membuat pertandingan adu ayam shamo terhenti di babak-babak awal karena lawannya KO.

Selain ayam shamo Jepang, adapula jenis ayam shamo Thailand. Tubuh ayam shamo dari negara pecahan China ini terbilang sangat besar. Beratnya yang bisa mencapai 7 kg membuat ayam ini di adu dalam kelas berat.

3. Ayam Saigon

Ayam saigon adalah jenis ayam aduan yang berasal dari Negara Vietnam. Ayam ini sudah lama masuk ke Indonesia dan sudah disilangkawinkan dengan ayam bangkok oleh para breeder. Hasil persilangan keduanya menghasilkan ayam bangkok saigon.

Ciri fisik ayam saigon bisa dengan mudah diidentifikasi. Tubuhnya yang besar, kepala dan lehernya yang botak tidak ditumbuhi bulu, serta kekuatan pukulannya yang luar biasa membuat jenis ayam aduan ini menjadi cepat dikenal.

4. Ayam Burma

Ayam burma atau ayam birma adalah jenis ayam aduan yang berasal dari kerajaan Myanmar.
Keunggulan dari ayam burma adalah semangatnya yang luar biasa dalam menghadapi adu tanding. Menyerang dan terus menyerang adalah kunci kemenangannya sebagai ayam adu.

Sama seperti ayam saigon, ayam birma juga sudah banyak dikawinsilangkan dengan ayam bangkok. Keturunan dari persilangan ini menghasilkan jenis ayam baru yang punya gabungan keunggulan dari kedua induknya. Ayam persilangan ini kemudian akrab disebut ayam bangkok birma.

5. Ayam Brazil

Sesuai namanya, jenis ayam aduan ini berasal dari daratan Amerika Selatan, tepatnya dari negara Brazil. Ayam brazil diketahui memiliki pola permainan yang sangat cepat dengan kombinasi teknik pukul jalu. Kendati begitu, ayam adu ini masih belum begitu familiar bagi para pehobi ayam di negeri ini. Padahal jika pola permainannya yang cepat itu bisa dikawinkan dengan ayam bangkok yang punya teknik tarung bukan tidak mungkin akan lahir generasi ayam adu baru yang punya kemampuan tarung maha dahsyat.

6. Ayam Philipine

Sesuai namanya, ayam philiphine atau ayam filipina adalah ayam aduan yang berasal dari negara tetangga, Filiphine. Ayam ini umumnya digunakan sebagai ayam jenis taji. Hal ini karena karakter gerakan ayam philipine terbilang cepat tapi punya kekuatan pukulan yang lemah.

7. Ayam Siam

Ayam siam adalah jenis ayam aduan yang dewasa ini mulai banyak digemari. Keunggulan yang dimilikinya adalah karakter pantang menyerah saat berada di medan tempur. Pukulannya yang keras dan gaya tarung yang variatif adalah nilai tambah dari jenis ayam aduan satu ini.

Nah, itulah beberapa jenis ayam aduan yang ada di kancah dunia ayam petarung saat ini. Semoga suatu saat kita bisa mengkoleksi semua ayam tersebut dan bisa menyilang-nyilangkannya sehingga kita dapat menemukan varian ayam adu baru yang punya sifat unggul lengkap. Salam.

untuk anda yang gemar bermain judi balap anjing bisa daftar di agen s128 terpercaya dan bermain balap anjing s128 online

 

6 Suplemen Ayam Bangkok Berkualitas dari Bahan Tradisional

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan staminanya, selain butuh jamu dan vitamin tubuh ayam laga bangkok berkualitas juga membutuhkan asupan suplemen secara rutin. Pemberian suplemen ayam bangkok bisa dikatakan sebagai suatu poin penting dalam perawatan ayam petarung calon juara. Suplemen dapat meningkatkan berbagai fungsi metabolisme di dalam tubuhnya, mulai dari pembentukan tenaga, pembentukan tulang, pertumbuhan bulu, sistem pencernaan dan lain sebagainya.

Suplemen Ayam Bangkok Berkualitas

Pada artikel berikut ini kita akan membahas tentang berbagai suplemen ayam bangkok berkualitas yang dapat dibuat dengan mudah karena berasal dari bahan-bahan tradisional di lingkungan sekitar kita. Suplemen-suplemen tersebut antara lain suplemen karbohidrat, protein, suplemen pencernaan, percepatan pertumbuhan bulu, dan suplemen kesegaran.

1. Suplemen Karbohidrat

Yang pertama adalah suplemen untuk meningkatkan penyerapan karbohidrat dalam sistem pencernaannya. Suplemen karbohidrat penting diberikan, terutama untuk meningkatkan stamina ayam bangkok yang akan diadu. Bahan yang digunakan adalah gula merah. Ya, cukup cairkan gula merah berukuran ½ jempol tangan, cairkan dengan air hangat, dan minumkan pada ayam bangkok ketika telah dingin. Ramuan ini diberikan saat malah hari, tepatnya sehari sebelum ayam bangkok berkualitas akan Anda adu.

2. Suplemen Kesegaran

Ayam bangkok yang tampak lesu dan pucat bisa diberi suplemen kesegaran dari bahan buah tomat matang. Penggunaannya cukup mudah, yaitu siapkan ½ buah tomat, lumatkan, kemudian cekoki ayam Anda dengan bahan tersebut. Suplemen ayam bangkok ini juga baik untuk mencukupi kebutuhan vitamin C nya, sehingga sebaiknya diberikan minimal 1-2 minggu sekali.

3. Suplemen untuk Protein

Jenis suplemen ayam bangkok ini dikhususkan bagi ayam yang pertumbuhannya lambat karena penyerapan protein dari pakannya tidak optimal. Untuk membuatnya, siapkan sebutir telur puyuh, rebus, kemudian lumatkan hingga halus, dan lolohkan sedikit demi sedikit ke mulut ayam Anda. Semakin sering diberikan, hasilnya akan semakin baik, terutama jika tipe tarung ayam Anda adalah tipe ayam pukul. Namun sebagai gambaran, saya sendiri memberikannya setiap 3-7 hari sekali hingga pertumbuhan tubuhnya terlihat berangsur membaik.

4. Suplemen Pertumbuhan Bulu

Ayam bangkok berkualitas yang memiliki pertumbuhan bulu yang lambat bisa diperbaiki dengan pemberian suplemen khusus berupa pil minyak ikan. Saya sering menggunakan pil ini jika ayam terlihat memiliki bulu yang rapuh atau saat ayam melewati fase mabung. Pemberiannya tidak terlalu sering, cukup sekali saja sebanyak 1 butir untuk satu kali masa mabung atau saat dirasa perlu.

5. Suplemen Tulang

Tulang yang besar, kuat, dan keras merupakan modal utama bagi ayam untuk dapat bergerak secara dinamis dan terukur. Untuk memperkuat tulang pada ayam bangkok berkualitas yang Anda miliki, Anda bisa memberinya suplemen tulang yang berupa pil kalsium, misalnya pil Calq yang dapat dibeli di apotek sekitar rumah Anda.

6. Suplemen Pencernaan

Jika dirasa ayam Anda memiliki masalah dengan sistem pencernaannya, Anda bisa menjadwalkan pemberian suplemen pencernaan dari bahan alami berupa kunyit. Kunyit sangat efektif membersihkan saluran pencernaan ayam dari penumpukan sampah dan kotoran. Seperempat jempol kunyit yang diparut dan dilolohkan ke mulut ayam sudah cukup untuk pencernaan sehatnya.

Nah, demikianlah beberapa suplemen ayam bangkok berkualitas yang bisa dibuat dengan mudah dari bahan alami. Pemberian suplemen-suplemen di atas tidaklah wajib dalam perawatan ayam bangkok. Pemberian suplemen tersebut hanya dilakukan sesuai keadaan dan kebutuhan ayam yang dapat dilihat dari kondisi fisiknya. Semoga bermanfaat.

 

Cara Memelihara Ayam Bangkok untuk Cetak Juara Tarung

Peternak ayam bangkok pemula umumnya sering mengalami kebingungan saat menghadapi hobi barunya dalam menghadapi ayam bangkok. Kebingungan yang timbul terutama terkait dengan bagaimana cara memelihara ayam bangkok kesayangan yang sudah dibelinya agar dapat tumbuh besar menjadi ayam jawara. Padahal, pemeliharaan ayam bangkok mulai usia anakan hingga siap ditarungkan sebetulnya terbilang cukup mudah. Pemeliharaan ayam bangkok umumnya hanyalah berkecimpung pada masalah pakan, kandang, memandikan, suplemen dan jamu, serta pengendalian penyakit.

Cara Memelihara Ayam Bangkok

Cara memelihara ayam bangkok memang berbeda dengan cara memelihara ayam kampung. Ayam bangkok harus dipelihara secara lebih intensif sesuai dengan tujuan utama pemeliharaannya, yakni mencetak ayam-ayam yang jago bertarung.

Berikut ini ada 5 poin penting dalam pemeliharaan ayam bangkok yang mungkin harus Anda pahami, terutama bagi Anda yang masih terbilang baru berkecimpung dalam hobi ini.

1. Pakan

Pemeliharaan ayam bangkok tak akan pernah lepas dari masalah pakan. Pakan merupakan modal awal yang dibutuhkan ayam untuk dapat tumbuh menjadi jawara tarung. Selain itu, pakan juga merupakan variabel pemeliharaan yang menghabiskan paling banyak uang. Oleh karenanya, pemberian pakan haruslah diperhatikan betul-betul. Jika salah, uang yang kita keluarkan untuk penyediaan pakan bisa jadi tidak akan memberikan hasil seperti yang kita harapkan.

Pemberian pakan ayam bangkok haruslah disesuaikan dengan umurnya. Untuk ayam bangkok dewasa, pemberian pakan juga perlu disesuaikan dengan gaya bertarungnya.

Untuk ayam bangkok tipe pukul, jagung merupakan jenis pakan yang paling baik. Jagung kaya akan karbohidrat, zat penting yang menunjang terciptanya ayam bangkok dengan pukulan kuat dan akurat.

Adapun untuk ayam bangkok tipe jalu, pemberian pakan yang terbaik adalah pakan dengan kandungan tinggi protein tapi rendah lemak. Voor 592, voor 594, beras merah, gabah, dan konsentrat bisa dipilih untuk ayam bangkok dengan tipe tarung ini.

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan sekali sehari dalam jumlah tercukupi, tepatnya pada saat sore hari. Ritme dan pembiasaan pemberian pakan sekali sehari berdasarkan pengalaman saya ternyata dapat menjaga nafsu makan, stamina, serta kekuatan ayam bangkok dalam jangka panjang.

2. Mandi

Tidak seperti ayam kampung yang biasa membersihkan tubuhnya dengan bergumul debu, ayam bangkok perlu dimandikan dengan air bersih setiap pagi hari. Memandikan ayam bangkok penting untuk menjaga kebersihannya, meningkatkan kesegaran, serta melindunginya dari serangan penyakit. Bagi yang mungkin masih kaku dan belum tahu tentang bagaimana cara memandikan ayam bangkok yang benar, Anda bisa mempelajarinya di artikel pada link ini.

3. Kandang

Berbagai cara memelihara ayam bangkok yang kita lakukan akan sia-sia jika suatu ketika ayam kita terserang penyakit karena kondisi kandang yang corok dan lembab. Penyakit flu burung menjadi momok menakutkan bagi para pehobi ayam bangkok, termasuk para botoh tua yang sudah berkecimpung lama dalam hobi ini. Oleh sebab itu, pemeliharaan ayam bangkok juga perlu memperhatikan kebersihan kandang yang digunakannya sebagai tempat hidup.

Kandang ayam bangkok haruslah terpagar tinggi jika Anda ingin mereka bebas dari penularan virus dan bakteri lewat udara. Jangan pula membuat kandang ayam bangkok Anda dekat dengan kandang pemeliharaan ayam potong, karena risiko serangan penyakit ayam menjadi sangat tinggi karena kondisi ini.

Ayam bangkok juga perlu dibersihkan secara rutin. Terutama saat musim hujan, sebisa mungkin kondisi kelembaban tanah di sekitar kandang harus rendah dan kering. Anda bisa mengatur drainase tanah untuk mencapai kondisi ini. Selain itu, pemasangan kelambu di kandang juga efektif untuk mencegah penularan beragam penyakit dari udara bagi ayam bangkok Anda.

4. Vitamin, Suplemen, dan Jamu

Vitamin, suplemen, dan jamu juga diperlukan untuk memaksimalkan pertumbuhan, kesehatan, dan stamina ayam bangkok calon jawara tarung. Vitamin dan suplemen bisa diberikan secara rutin. Merk dan jenisnya bisa kita sesuaikan dengan kondisi fisik ayam bangkok Anda. Sedangkan jamu bisa diberikan sesuai kebutuhan. Untuk varian dan jenis jamunya sendiri, Anda bisa mempelajarinya pada artikel di link ini.

5. Obat-obatan

Cara memelihara ayam bangkok juga harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan si ayam. Jika terkena serangan penyakit, obat-obatan harus segera diberikan secepat mungkin sesuai dengan gejala yang ditimbulkannya.

Perlu diketahui bahwa ayam bangkok bisa terserang beberapa penyakit sekaligus, di antaranya penyakit pilek snot, ngorok, infeksi saluran napas, berak kapur, flu burung, cacingan, tetelo, dan masih banyak lagi.

Nah, demikianlah pemaparan sekilas mengenai standar cara memelihara ayam bangkok yang biasa saya terapkan. Pemeliharaan ayam sebetulnya tidak terfokus pada 5 poin di atas. Jenis dan jumlahnya bisa disesuaikan dengan kondisi dari ayam bangkok yang kita pelihara sendiri. Semoga bermanfaat.

 

4 Ciri Ayam Bangkok yang Siap Tarung

Untuk dapat menang dalam tanding adu ayam, sebagai botoh pemula kita harus mempersiapkan fisik dan mental ayam bangkok jagoan kita agar ayam tersebut berada dalam kondisi primanya saat ditarungkan.

Mempersiapkan ayam bangkok bisa dilakukan melalui latihan-latihan, perawatan, serta pemberian jamu, suplemen, dan vitamin. Setelah melalui persiapan-persiapan tersebut, barulah kemudian kita perhatikan fisik si ayam, apakah sudah siap untuk turun gelanggang atau belum. Lalu, bagaimana sebetulnya ciri dari ayam bangkok yang siap ditarungkan? Berikut di artikel kali ini kita akan membahasnya secara lengkap.

Ciri Ayam Bangkok siap Ditarungkan

Secara sederhana, ciri ayam bangkok yang siap ditarungkan dapat dilihat dari 4 faktor, yaitu dari kenampakan warna kulit, warna bulu, sikap, kelincahan dalam bergerak, serta dari nafasnya.

1. Warna Kulit

Ciri ayam bangkok yang siap ditarungkan utamanya dapat dilihat dari kenampakan warna kulitnya. Kulit ayam bangkok pada bagian wajah, kaki, daging pangkal sayap, dan paha pada ayam dengan kondisi prima umumnya berwarna merah segar, tidak pucat dan lesu. Warna merah pada kulit menunjukan aliran darah dan syaraf ayam sedang berfungsi dengan sangat baik.

2. Bulu Mengkilat

Ciri fisik ayam bangkok yang siap ditarungkan juga dapat dilihat dari kenampakan warna bulu. Seperti diketahui, warna bulu merupakan gambaran atau indikator tingkat vitalitas dan kesehatan ayam bangkok aduan. Ayam yang sehat akan terlihat memiliki bulu yang mengkilat jika diterpa sinar matahari. Sedangkan ayam yang punya bulu kusam biasanya adalah ayam yang sedang kurang sehat.

3. Kelincahan

Selain dari perubahan kenampakan fisik, ciri ayam yang siap ditarungkan juga akan terlihat dari gerakannya. Ayam yang siap ditarungkan umumnya akan bergerak dengan lincah, terlebih jika melihat ayam bangkok jantan sebayanya.

Cobalah untuk mendekatkan ayam lain, jika ayam bangkok Anda seperti gusar dan seolah-olah gatal ingin memukul ayam tersebut, bisa dipastikan ayam Anda sedang dalam kondisi prima untuk bertarung.

4. Napas

Napas yang panjang sangat menunjang pertarungan ayam di medan laga. Pastikanlah hanya menurunkan ayam yang nafasnya sudah jadi jika Anda ingin ayam Anda memenangkan pertarungan. Untuk mengetahui jadi atau belumnya napas ayam, Anda bisa mencoba mengabar ayam Anda dengan ayam aduan lain. Jika dalam waktu < 15 menit napas ayam Anda sudah terlihat payah, sebaiknya jangan coba menurunkan ayam itu ke medan laga. Sebaliknya, jika dalam waktu 25 menit ayam masih tetap dapat bertahan, maka bisa dipastikan ayam tersebut sudah siap untuk ditarungkan.

Nah, demikianlah kriteria dan ciri-ciri ayam bangkok yang sudah siap ditarungkan. Semoga bisa menjadi jalan Anda untuk mempersiapkan ayam Anda agar saat diadu bisa memenangkan pertandingan. Terakhir, Anda bisa mempelajari tips-tips perawatan yang sebaiknya dilakukan untuk mempersiapkan ayam sebelum ditarungkan di artikel ini. Salam.